Top Selfie Hutan Pinus Kragilan Magelang - Harga Tiket Masuk, Alamat Lokasi + Daya Tarik

Foto : pergi.com
Top Selfie Hutan Pinus Kragilan Magelang, Jawa Tengah - Tidak hanya di Bantul saja, ternyata Magelang juga mempunyai destinasi wisata hutan pinus lho, hutan pinus yang ada di Magelang Jawa Tengah ini berjulukan Hutan Pinus Kragilan.

Orang-orang banyak menjuluki destinasi wisata yang satu ini sebagai destinasi "Top Selfie Pinusan", mengapa demikian ?
Karena Hutan Pinus Kragilan ini menyajikan aneka macam spot selfie yang menarik untuk menunjang foto selfie bagi para pengunjung.

Kehadiran Pinusan Kragilan mendapat perhatian tersendiri bagi para travellers lantaran selama ini Jawa Tengah terutama Kabupaten Magelang lebih dikenal dengan objek wisata sejarah, budaya, dan wisata ritual dalam bentuk candi-candi, petilasan, serta situs-situs bersejarah yang tersebar di aneka macam sudut wilayah.

Hutan Pinus Kragilan hadir dengan mengatakan warna tersendiri melalui wanawisata atau wisata alam plus wisata kekinian. Lebih dari itu, upaya untuk memberdayakan daerah hutan biar mempunyai manfaat lebih dalam hal ini dikembangkan menjadi objek pariwisata patut mendapat apresiasi.

Menariknya lagi, pemrakarsa pemberdayaan daerah hutan pinus untuk objek wisata bukan tiba dari pemerintah atau pihak Perhutani selaku pemangku wilayah, tapi justru dari masyarakat. Mereka pula yang ketika ini mengelola Pinusan Kragilan sehingga berkembang dengan begitu pesat dan menjadi salah satu tujuan travellers dalam menghabiskan waktu liburnya.



Sekilas Mengenai Hutan Pinus Kragilan

Hutan Pinus Kragilan terletak di lereng bukit sehingga tidak tampak ketika dilihat dari pinggir jalan raya. Untuk menuju ke lokasi, Kamu harus terlebih dahulu menyusuri jalanan beton yang cukup sempit menuju area hutan pinus.
Foto : tribunnews.com
Setelah merayapi bukit, akan terlihat lokasi yang dituju berupa lereng yang berlindung di balik bukit dan dipenuhi pohon-pohon pinus yang terhampar sejauh mata memandang. Di tempat inilah aneka macam macam spot dibangun untuk memuaskan pengunjung yang ingin berpose di depan kamera.

Wahana Top Selfie ini awalnya hanya menyediakan gardu-gardu pandang yang tinggi dan hingga sekarang masih tetap difungsikan oleh sejumlah fotografer atau pengunjung yang ingin memotret landskap di daerah hutan pinus.

Seiring berjalannya waktu, Pinusan Kragilan semakin banyak di datangi pengunjung. Hal tersebut menyadarkan masyarakat setempat akan potensi alam yang mereka miliki. Apalagi mereka yang juga sudah erat dengan smartphone tahu benar bahwa tempat-tempat yang hits dan di buru belum dewasa muda ialah tempat-tempat yang instagenic dan selfiable.
Foto : dakatour.com
Karena itulah, masyarakat sadar wisata pun meminta izin kepada pihak Perhutani untuk diperbolehkan memanfaatkan daerah hutan pinus sebagai tempat wisata. Permintaan izin tersebut pribadi dikabulkan lantaran pihak Perhutani memang tidak merasa dirugikan tapi justru diuntungkan, lantaran hutan yang berada di wilayah kerjanya dijaga oleh masyarakat setempat.

Sejak ketika itu, dibentuklah kepengurusan untuk mengelola tempat wisata yang semuanya terdiri dari masyarakat setempat, tanpa melibatkan pihak Pemerintah dan Perhutani, serta dimulailah pembangunan pintu gerbang menuju ke lokasi wisata serta penataan daerah hutan oleh masyarakat setempat dengan mendirikan aneka macam macam spot-spot foto menarik tanpa merusak dan mengganggu pohon-pohon pinus yang ada.

Selanjutnya pada bulan Mei 2015, Pinusan Kragilan dibuka secara resmi sebagai daerah wisata. Spot-spot foto yang ada awalnya hanya ada beberapa, namun lantaran dari waktu ke waktu terus dilakukan penambahan, membuat pengunjung sekarang mempunyai banyak pilihan. Maka tidak heran jikalau jumlah pengunjung pun terus mengalami peningkatan.

Tidak hanya pada ketika merintis saja warga Kragilan yang masuk dalam struktur organisasi pengelola tempat wisata bekerja. Saat ini pun mereka tetap terlibat dalam pengelolaan, bahkan sistem kerja mereka semakin profesional dengan dilakukannya pembagian kiprah dan dengan dilengkapinya seragam berwarna biru-hitam pada ketika bertugas.

Sebagian dari mereka ada yang bertugas mengatur jalan, ada yang menjaga loket, menjadi petugas parkir, sebagai pemandu wisata yang tersebar di beberapa titik, serta menjaga keamanan dan kebersihan di lokasi wisata. Karena itu, meski objek wisata ini berada di dalam hutan, pengunjung tidak perlu khawatir wacana keamanan dan keselamatan selama berada di lokasi wisata Hutan Pinus Kragilan Magelang Jawa Tengah.
Foto : wisatabaru.com
Pemasukan yang diperoleh dari tiket parkir kendaraan yang dibawa pengunjung, sebagian dibagikan kepada mereka yang bekerja, sebagian lainnya dimasukan ke kas desa. Sehingga dengan dibukanya Pinusan Kragilan sebagai tempat wisata, selain sanggup membantu pemerintah desa dalam melaksanakan pembangunan juga meningkatkan perekonomian masyarakat setempat, baik yang terlibat pribadi dalam pengelolaan tempat wisata maupun yang mengais rezeki dengan berjualan masakan dan minuman.


Berfoto Sambil Menikmati Pesona Hutan Pinus Kragilan

Foto : tamasya.id
Meski tanpa dilengkapi spot-spot foto, bergotong-royong Hutan Pinus Kragilan telah menebarkan pesona melalui keindahan landskap alam di sekelilingnya yang dihiasi batang-batang pohon pinus. Apalagi suasana di sekeliling sangat rindang ditambah sejuk dan segarnya semilir angin yang berhembus.

Keindahan tersebut akan semakin terasa pada pagi atau sore hari, dimana matahari memancarkan sinarnya dari arah samping dan menerobos melalui sela-sela dedaunan serta batang-batang pepohonan membuat Ray Of Light yang akan tampak menawan ketika diabadikan ke dalam bingkai foto.
Foto : wisatabaru.com
Luasnya area hutan pinus menyerupai sebuah taman raksasa yang menyuguhkan keindahan di setiap sudutnya dan membuat siapapun akan betah untuk berlama-lama di tempat ini. Apalagi jikalau mau sedikit berpetualang dengan menuruni lereng hutan menuju Sungai Selo Tumpang.

Di lereng yang menuju ke arah sungai tersebut akan sanggup dijumpai pohon-pohon pinus yang merunduk seolah menyapa para pengunjung. Sesampainya di Sungai Selo Tumpang, sanggup Kamu rasakan suasana yang magis membalut indahnya pemandangan sekeliling yang dihiasi gemercik bunyi air sungai yang mengalir di sela-sela bebatuan.

Keindahan alam yang sangat luar biasa tersebut menjadi semakin mempesona dengan ditambahnya gardu pandang berbentuk love, rumah pohon, dan sejumlah spot foto di beberapa sudutnya. Bentuk dari spot-spot foto tersebut terdiri atas aneka macam macam, ada yang menyerupai sarang burung, ada yang berbentuk bunga, berbentuk patung king kong, sepeda langit, mountain swing atau ayunan langit, dan masih banyak lagi spot-spot foto yang menarik lainnya.
Foto : hobiholiday.com
Diantara sekian banyak spot foto, yang menjadi favorit para pengunjung ialah spot foto berupa meja dan bangku yang berada diatas ketinggian. Sementara objek yang tidak pernah lupa untuk dijadikan background foto oleh pengunjung ialah jalan setapak yang ditata rapi mulai dari pintu masuk menuju ke penggalan dalam hutan pinus.

Berfoto di sepanjang jalan setapak dengan kanan kiri dihiasi pohon-pohon pinus yang menjulang tinggi, membuat siapapun seperti berada di hutan pinus Australia atau Florida, Amerika.
Foto : ngetripyuk.com
Keindahan yang tersebar di setiap sudut Pinusan Kragilan itulah yang membuat tempat ini tidak hanya dijadikan sebagai ajang selfie serta berburu landskap foto, tapi juga kerapkali menjadi lokasi pengambilan foto pre-wedding.

Setiap minggunya rata-rata sebanyak 3 pasangan yang melaksanakan sesi pemotretan pre-wedding di Hutan Pinus Kragilan. Hal tersebut menjadi bukti, betapa mempesonanya pemandangan alam yang ada di tempat ini. Keindahan itulah yang ditangkap oleh warga setempat untuk kemudian diberdayakan serta disuguhkan kepada wisatawan yang datang.
Foto : travelspromo.com

Harga Tiket Masuk (HTM) Hutan Pinus Kragilan

Meskipun mengatakan keindahan alam yang luar biasa, Harga Tiket Masuk Top Selfie Pinusan Kragilan ini tidak menguras kantong kok, pengunjung hanya dikenakan biaya sebesar Rp 5.000 saja untuk kendaraan bermotor, dan Rp 10.000 untuk mobil.


Fasilitas Di Hutan Pinus Kragilan

Setelah membayar ongkos parkir, pengunjung sanggup memasuki lokasi hutan pinus dan memanfaatkan semua spot foto yang ada tanpa harus membayar lagi. Karena itulah tempat wisata ini sanggup dibilang paling murah jikalau dibandingkan dengan tempat-tempat wisata sejenis.

Meski tidak memungut biaya tiket masuk dan dengan ongkos parkir yang relatif murah, pihak pengelola tetap menyediakan beberapa kemudahan umum, meski kondisinya cukup sederhana. Beberapa kemudahan umum tersebut antara lain kamar mandi dan toilet, musholla, gardu pandang, dan kemudahan penunjang foto.
Foto : jejakpiknik.com
Semua kemudahan tersebut juga sanggup dimanfaatkan secara gratis, kecuali bagi mereka yang ingin memacu adrenalin dengan bermain flying fox akan dikenakan tarif sebesar Rp 10.000 atau mereka yang ingin mengisi perut dan menghilangkan dahaga tentunya harus membayar masakan dan minuman yang mereka santap kepada pemilik warung.

Satu-satunya kemudahan yang tidak ditemui di tempat ini ialah penginapan, lantaran lokasi wisata memang berada di tengah hutan. Camping pun juga tidak diperbolehkan oleh pihak pengelola, meskipun di area wisata cukup tersedia area yang luas.

Hal tersebut disebabkan lantaran faktor keamanan mereka yang ingin bermalam, juga untuk mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan terburuk yang terjadi di daerah hutan, demi menjaga kelestarian dan keasrian Hutan Pinus Kragilan.


Jam Buka

Hutan Pinus Kragilan di buka setiap hari dari Senin - Minggu mulai pukul 07.00 WIB hingga 17.00 WIB.


Alamat & Lokasi Hutan Pinus Kragilan


Peta & Petunjuk Arah Menuju Hutan Pinus Kragilan

Post a Comment

0 Comments